Al-Quran Sebagai Referensi Terbaik Bagi Umat Manusia

Pada 610 M, Nabi Muhammad mulai berdakwah kepada seluruh umat manusia. Dunia sibuk dengan berita kemenangan Persia atas Roma. Namun, Alquran menyatakan bahwa kemenangan itu adalah kemenangan sementara yang akan diikuti oleh kekalahan Persia hanya dalam beberapa tahun. Roma akan mengalahkan Persia dengan telak. Dalam buku referensi sejarah yang ada jelas hal ini benar adanya.

Al-Quran ini benar. Roma meraih kemenangan atas Persia pada masa pemerintahan Heraclius atau setelah Nabi hijrah ke Madinah. tepatnya pada tahun 622 M. Saat itu Heraclius merayakan kemenangannya di Konstantinopel pada tahun 628.

Pada saat kemenangan, ada kabar baik bagi orang percaya. Mengapa kemenangan itu akan diikuti dengan kehancuran rakyat. Kemenangan ada di pihak Romawi, namun kemenangan ini akan diikuti dengan kehancuran Kekaisaran Romawi di Timur maupun di Afrika Utara, yang nantinya akan diwarisi oleh umat Islam.

Perang antara Persia dan Roma adalah awal dari kemenangan umat Islam di Jazirah Arab dan sekitarnya. Kemenangan umat Islam adalah kemenangan yang diraih oleh umat Islam sendiri, bukan hasil perang kedua kekuatan besar yang dimulai dengan kemenangan Badar, kemudian meluas keluar Arab ke Persia dan akhirnya ke Roma.

Penyebaran Alquran pada hal-hal yang tak terlihat ini adalah bukti kebenaran Nabi. Rasulullah bukanlah ahli di bidang ini. Alquran tidak berasal dari Rasul tetapi dari Allah SWT.

Selain itu, ada sebagian ulama yang menyatakan bahwa keajaiban Alquran terletak pada keindahan bahasanya yang sangat mempengaruhi hati manusia. Banyak orang yang memeluk Islam karena mendengar pengajian Alquran, seperti Umar Bin Khattab, Najasyi dll.

Keajaiban Alquran juga dapat dilihat dari segi kandungan ilmiah di dalamnya. Alquran menyebutkan berbagai esensi ilmiah yang tidak ditemukan oleh para ilmuwan saat itu, seperti dunia bumi, pergerakan semua benda langit, dll.

Mukjizat yang Tuhan berikan kepada setiap rasul sesuai dengan keistimewaan orang-orang yang diutus oleh rasul tersebut. Nabi Musa a.s. Diberi tongkat sakti untuk mengatasi perkembangan kemampuan ilmu gaib pada masa itu, Nabi Isa a.s diberi mukjizat karena mampu membangkitkan orang mati untuk menantang kemajuan ilmu kedokteran saat itu. Jika kita melihat semua keajaiban masa lalu, indra itulah yang bisa dirasakan atau dilihat. Tentu saja pengaruhnya terbatas pada waktu-waktu tertentu dan juga terbatas pada kesepakatan tertentu. Ketika perjanjian berakhir dengan Islam, Allah melakukan mukjizat yang abadi hingga akhir zaman untuk memastikan bahwa Islam mendukung nubuatan Nabi Muhammad.

Mukjizat yang paling cocok untuk kesepakatan akhir zaman yang merupakan kesimpulan dari kesepakatan samawiyah dan paling cocok untuk menghadapi berbagai lapisan masyarakat adalah keajaiban ilmu pengetahuan. Tuhan ingin setiap berita dan peristiwa terjadi pada waktu tertentu. Jika suatu peristiwa terjadi dihadapan kita, maka akan ada makna yang menunjukkan keajaiban ayat-ayat Alquran. Keajaiban ilmiah ini akan muncul selama berabad-abad. Hal ini disebutkan oleh Allah dalam Firman-Nya yang berarti, “Untuk setiap pesan yang dibawa oleh Rasul, ada waktunya untuk itu terjadi dan suatu hari Anda akan tahu.”

Berdasarkan uraian di atas, para tafsir berpendapat bahwa berita di bumi, surga dalam Alquran akan terungkap di abad penemuannya dan ternyata berita yang terkandung di dalam Alquran adalah berita dari Tuhan yang | Ketahui rahasia segalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *