Lakukan Ini Biar Skor Kredit Tidak Jelek

Dalam pengajuan kredit, masyarakat terkadang terikat dengan nilai kredit yang telah ditentukan, sehingga pengajuan kredit gagal. Namun, jangan khawatir, Anda masih bisa meningkatkan skor kredit Anda dengan berbagai cara.

Ketua Pelaksana Kredivo Indonesia, Alie Tan, mengatakan sebagian besar masyarakat Indonesia hanya ingin mengetahui skor kredit saja tetapi tidak tahu bagaimana cara meningkatkan skor kredit buruknya.

Sebagian besar konsumen adalah warga negara kita, hanya ingin tahu berapa skor kreditnya? Tapi mereka jarang mau tahu cara memperbaikinya, kata Alie di Jakarta Selatan. Alie mengatakan ada banyak cara untuk meningkatkan skor kredit Anda agar pengajuan kredit bisa disetujui oleh pemberi kredit, baik itu bank, perusahaan pembiayaan, maupun fintech.

Sebenarnya sangat mudah untuk meningkatkan nilai kredit Anda sebelum membayar. Pembayaran yaitu pembayaran yang dimaksud adalah pembayaran angsuran sebelumnya, dimana banyak orang melakukan pembayaran cicilan hingga bunganya terus meroket.

Sederhana, nomor satu adalah pembayaran, jangan pernah terlambat, bayar tepat waktu dan jangan mencicil. Misal, utangnya Rp. 1 juta dan karena itu terus bayar hanya Rp. 50.000 sebulan. Juga dari segi pendapatan atau pendapatan. Menurut Alie, seseorang yang ingin mengajukan kredit harus realistis soal penghasilan.

Pasalnya, pemberi kredit pada dasarnya sudah memiliki data tentang calon kreditor, termasuk pendapatan yang diperoleh. Alie mengatakan bahwa dalam memberikan skor kredit kepada kreditor, mereka memiliki parameter 0 hingga 1.000. Hal tersebut didasarkan pada pengumpulan data perbankan, data transaksi dan juga perilaku kreditur.

Di Kredivo kami mendapatkan skor dari 0 hingga 1.000, probabilitas bahwa pengguna ini akan membayar, probabilitas pengguna akan terlambat membayar. Dengan GINI Anda dapat mengukur kinerja kredit Anda. Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

Bagi Anda yang ingin berbelanja secara kredit, ada baiknya untuk meningkatkan skor kredit Anda, mempercayai kreditur Anda, dan melewati pengajuan pinjaman Anda. Kreditor juga tidak mau rugi dan melakukan pemeriksaan ketat terhadap calon kreditur. Hal ini untuk mengantisipasi jika di kemudian hari nasabah tidak dapat menghapus kreditnya dan harus masuk kategori kredit macet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *