Wisata

Pengalaman Liburan ke Bali dengan Tiket Pesawat Murah dan Nyaman

Berbicara tentang Pulau Dewata, pesona wisatanya memang tidak pernah padam. Selalu ada saja wisata baru atau hits yang membuat kita ingin balik lagi dan lagi kesana. Saya yang pernah kesana beberapa kali pun jadi ingin menginjakkan kaki lagi di Bali. Kali ini, tujuan saya adalah berwisata alam, tepatnya ke Ekowisata Mangrove Wonosari dan Pantai Jimbaran. Kedua spot wisata tersebut bisa dijangkau dengan mudah dari Ngurah Rai International Airport.

Perjalanan saya dari kota asal ke Bali menggunakan pesawat. Kali ini, saya mencari tiket pesawat Surabaya Bali melalui aplikasi pegipegi. Bisa juga melalui website www.pegipegi.com, hanya saja di aplikasi lebih mudah dan lebih banyak promo hehe. Meski bukan tergolong perjalanan jauh, namun saya memutuskan ingin tetap merasa nyaman dan aman. Untuk itulah saya memilih salah satu maskapai penerbangan populer, yakni Lion Air. Dengan hanya liburan 2 hari lamanya, saya rasa batas bagasi yang lebih sedikit dibanding maskapai lain tidak menjadi masalah. Selain itu, Lion Air juga mampu menawarkan tiket sangat murah, yakni sekitar Rp 600-700 ribu saja untuk ke Bali. Perjalanannya pun juga tidak lama. Surabaya – Bali hanya ditempuh tidak sampai 1 jam lamanya.

Tentunya, memilih moda transportasi memang harus sesuai selera. Ambil yang paling nyaman saja menurut Anda. Tapi jika boleh menyarankan, menggunakan pesawat sangat menyenangkan lho. Selain bisa mengabadikan momen saat di ketinggian, kita juga bisa melihat bagaimana keindahan Bandara Ngurah Rai dan pantai-pantai di sekitarnya saat akan mendarat. Benar-benar pengalaman yang tidak akan kamu lupakan deh!

Lanjut ke tempat liburan, saya memilih tempat yang tidak terlalu jauh dari Bandara karena faktor waktu. Rasanya, mengelilingi Bali hanya dalam waktu 3 hari saja tidak akan mungkin. Maka, saya memilih memanfaatkan 2 hari ini untuk menyusuri Ekowisata Mangrove Dan Jimbaran saja. Selain keduanya, di dekat Bandara Ngurah Rai juga ada wisata kuliner yang menggugah selera, misalnya saja hidangan khas laut seperti kepiting dan udang.

Di Ekowisata Wonosari sendiri, saya menikmati suguhan pemandangan hutan Mangrove. Dikenal pula dengan nama Ekowisata Tuban Bali, tempat ini langsung membuat saya jatuh hati dengan keindahan alamnya yang sangat mempesona. Selain berfoto, saya juga menghabiskan waktu dengan perlahan menyusuri jembatan kayu dan bambu yang ada disana. Lokasinya ada di bagian tengah hutan, membuat saya seperti ada di dunia fantasi karena dikelilingi pohon-pohon bakau hijau di segala sisinya. Siang pun tidak terasa panas lho. Pasalnya, pohon-pohon tersebut membuat tempat ini rindang. Tak lupa, saya mampir mengisi perut di salah satu warung yang ada di Ekowisata tersebut. Makanannya dijamin menggiurkan!

Selepas dari sana, saya menghabiskan waktu sore di Pantai Muaya. Pantai yang lebih dikenal wisatawan dengan nama Jimbaran ini sangat pas untuk menyaksikan matahari terbenam. Bayangkan betapa bahagianya saya kala bisa duduk di hamparan pasir putih yang luas dengan biru laut sejauh mata memandang. Lokasinya pun sangat dekat dari Bandara. Tidak sampai 8 KM, kamu sudah sampai di kawasan Jimbaran. Selain menikmati sunset, kamu juga bisa bermain surfing atau sekedar menonton saja. Bisa juga kamu menikmati sore sembari duduk santai di cafe-cafe yang ada disana. Worth it deh pokoknya!

Demikian ulasan liburan kali ini. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *