Gaya Hidup

Puspo Wardoyo ( Ayam Bakar Wong Solo)

Profil Puspo Wardoyo – merupakan seorang pengusaha yang sukses di bidang kuliner. Dibalik kesuksesan beliau pasti memiliki cerita yang mendalam sebelumnya. Bisa dikatakan bahwa Puspo Wardoyo pernah menjajakan ayam bakarnya di kaki lima. Memang beliau sejak kecil sering berurusan dengan namanya ayam.

Siang hingga malam ia jalani untuk membantu orang tuanya menjual menu siap sajinya seperti ayam bakar, ayam goreng, dan menu lainnya. Beliau menjajakan menu ini di sebuah warung kecil milik orang tuanya di lokasi dekat dengan kampus UNS Solo.

Suatu hari Puspo bertemu dengan temannya yang telah sukses mengarungi hidupnya di Medan. Temannya juga sama menjalankan bisnis ayam. Seketika mereka bertemu, temannya Puspo ini bercerita mengenai awal usahanya sampai kesuksesannya.

Dan cerita sukses yang diberikan temannya pun membekas di benak Puspo untuk bertekad bulat merantau usahanya ke Medan. Untuk mewujudkan semua keinginannya, Puspo sendiri berusaha ingin memajukan ayam yang dijualnya ke dalam warung makan lainnya. Berkat penjualannya di segala warung makan di Jawa, keuntungan yang diperoleh dapat untuk membeli tiket ke Jakarta.

Mengapa ke Jakarta? Nah, di sinilah Puspo mengawali rantauannya di ibu kota tersebut. Dan satu hari Puspo mengetahui lowongan pekerjaan menjadi seorang guru di perguruan tinggi di Sumatera. Dan apa boleh buat, Puspo akhirnya membelokkan niatnya terlebih dahulu demi menjadi guru. Pada akhirnya, kesuksesan pun tiba membuat Puspo berhasil menjadi guru.

Setelahnya, ia langsung memikirkan untuk membeli satu lahan untuk usaha ayamnya. Dengan bantuan seorang istri, semuanya berhasil berdiri dengan sendirinya. Ternyata usaha ayamnya menjadi fenomena (Wong Solo) yang mengundang decak kekaguman berbagai kalangan dari pejabat pemerintah, para pelaku bisnis lainnya hingga para pengamat.

Di Jakarta usahanya berhasil menjadi primadona orang-orang. Pada akhirnya, niatannya pergi ke Medan pun terjadi. Semua yang dihasilkan di Jakarta di jadikan sebuah modal untuk membangun bisnisnya di Medan. Nah, di sinilah Puspo menemukan titik terangnya, ternyata warung yang dibukanya banyak diminati oleh orang Medan. Keuntungan yang dihasilkan pun mulai mengiringi beliau berkata usahanya yang gigih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *