Gaya Hidup

Tempat Hangout Sekaligus Tempat Pencinta Seni Modern

tempat-hangout-bandung-1

Daftar pemenang kompetisi seni jalanan terdiri dari: pemenang juara pertama. Asep Wahyu; 2. Eri Taopik; 3. Azka Rizki dan para finalis: 4. Dhellet; 5. Arut Syaiful Batan; 6. Rohadi Cumik; 7. True Paino; 8. Dudi Taryadi; 9. hari Buton; 10. Afrizal Kurniato, kata Widia. Juga pada kesempatan ini YELLO Hotels Paskal Bandung meluncurkan enam mural raksasa, dieksekusi bekerja sama dengan 4 seniman jalanan asing, yaitu Ceet, Julien Soone (Prancis), Markus Genesius (Jerman), Rebecca O’Brien (AS) dan 4 seniman Indonesia – Stereoflow , OlderPlus, Yellow Dino, dan lainnya 14K (Ind). “Kolaborasi dengan mural oleh seniman Prancis, Jerman dan Indonesia diharapkan dapat meningkatkan karya seniman Indonesia di panggung internasional dan lebih menginspirasi mereka,” kata Widia.

Hotel YELLO Paskal Bandung pertama kali dibuka (soft opening) pada 27 April 2018. Hotel ini memiliki 150 kamar dan 3 ruang pertemuan yang dapat menampung hingga 25-100 orang. Tidak jauh dari stasiun kereta Kota Bandung, hanya perlu 10 menit untuk mencapai YELLO Hotels, kata Widia. Untuk memanjakan para tamu, ada fasilitas seperti Netzone, Gaming Station, dan Chill Spot di lobi, bersama dengan kolam renang dengan konsep Infinity Pool. Selain itu, restoran Wok’N’Tok 24 jam menawarkan menu modern seperti Nasi Goreng Rendang Ayam Geprek sebagai menu andalan, Widia menjelaskan. Tak heran jika YELLO Hotels juga sebagai tempat hangout Bandung bagi para muda mudi.

YELLO Hotels dilahirkan untuk memberi industri hotel warna baru dengan konsep gaya urban. Kami berharap bahwa dengan hadirnya Hotel YELLO Paskal Bandung, hotel ini dapat menjadi tempat kreativitas bagi pecinta seni urban, dan kami berharap hotel ini dapat menawarkan para tamu pengalaman baru dengan layanan dan fasilitas yang kami miliki, “pungkas Before the grand upacara pembukaan, YELLO Hotels mengadakan konferensi pers dengan kru media Bandung, dipimpin dan dihadiri oleh manajemen YELLO Hotels, termasuk: Widia Anggreni (GM), Francis Budiraharja (CEO), Lawrence Wibisono (CEO) dan Benyamin Castel (direktur Pop & Yello Operations) bertempat di lantai 4 Hotel YELLO Paskal Bandung.

Manajemen TAUZIA Hotels meresmikan Hotel YELLO Paskal pada Jumat (4/5/2018) di Bandung. Hotel YELLO Paskal terletak di Jalan Pasir Kaliki, Bandung, sebuah hotel ekonomi bintang 3 dengan konsep urban di bawah naungan Manajemen Hotel Tauzia. Sebuah siaran pers baru-baru ini dari editorial Home.co.id menyatakan bahwa konsep Hotel YELLO Paskal “Off Da Wall”, sebuah ruang untuk pecinta seni, menjadi bagian dari pengenalan hotel ke konsep-konsep kreatif yang menggabungkan seni, desain dan teknologi untuk menciptakan keunikan. pengalaman untuk netizen. Peresmian hotel termasuk kompetisi seni permainan. Jumlah peserta yang mendaftar adalah 70 dan 25 dipilih sebagai finalis. Para finalis hidup di atas kanvas dengan tema yang tak terpisahkan dengan kearifan lokal kota Bandung, yaitu “Paris Van Java – Sejarah Kota Bandung sebagai kota kreatif Indonesia”.

Pada kesempatan ini Hotel YELLO Paskal juga meluncurkan enam mural, dieksekusi dalam kolaborasi dengan 4 seniman internasional – Ceet, Julien Soone (Pra), Markus Genesius (Jer), Rebecca O’Brien (AS) dan 4 seniman Indonesia – Stereoflow, OlderPlus, Yello Dino dan Andre 14 K. Kolaborasi antara mural seniman Prancis, Jerman dan Indonesia diharapkan dapat memperkuat dan lebih menginspirasi karya seniman Indonesia di panggung internasional. Demikian ditulis pada siaran pers. Kami berharap kehadiran Hotel YELLO Paskal Bandung dapat menjadi tempat kreativitas bagi pecinta seni urban, serta pengalaman baru bagi para tamu dengan layanan dan fasilitas yang kami miliki, kata Widia Anggreni – general manager Hotel YELLO Paskal Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *